• Abu Hurairah r.a meriwayatkan bahawa Rasulullah s.a.w telah bersabda: "Tidaklah kalian masuk surga hingga kalian beriman. Dan tidaklah kalian beriman hingga saling menyayangi antara satu sama lain. Mahukah kalian aku tunjukkan suatu amalan yang jika kalian kerjakan niscaya kalian akan saling menyayangi antara satu sama lain? Sebarkanlah salam sebanyak-banyaknya diantara kalian" - (Muslim)

Gurau dan Canda Rasulullah SAW

Rasulullah SAW bergaul dengan semua orang. Baginda menerima hamba, orang buta, dan anak-anak. Baginda bergurau dengan anak kecil, bermain-main dengan mereka, bersenda gurau dengan orang tua. Akan tetapi Baginda tidak berkata kecuali yang benar saja.

Suatu hari seorang perempuan datang kepada beliau lalu berkata,
"Ya Rasulullah! Naikkan saya ke atas unta", katanya.
"Aku akan naikkan engkau ke atas anak unta", kata Rasulullah SAW.
"Ia tidak mampu", kata perempuan itu.
"Tidak, aku akan naikkan engkau ke atas anak unta".
"Ia tidak mampu".
Para sahabat yang berada di situ berkata,
"bukankah unta itu juga anak unta?"

Datang seorang perempuan lain, dia memberitahu Rasulullah SAW,
"Ya Rasulullah, suamiku jatuh sakit. Dia memanggilmu".
"Semoga suamimu yang dalam matanya putih", kata Rasulullah SAW.
Perempuan itu kembali ke rumahnya. Dan dia pun membuka mata suaminya. Suaminya bertanya dengan keheranan, "kenapa kamu ini?".
"Rasulullah memberitahu bahwa dalam matamu putih", kata istrinya menerangkan. "Bukankah semua mata ada warna putih?" kata suaminya.

Seorang perempuan lain berkata kepada Rasulullah SAW,
"Ya Rasulullah, doakanlah kepada Allah agar aku dimasukkan ke dalam syurga". "Wahai ummi fulan, syurga tidak dimasuki oleh orang tua".
Perempuan itu lalu menangis.
Rasulullah menjelaskan, "tidakkah kamu membaca firman Allah ini,

Serta kami telah menciptakan istri-istri mereka dengan ciptaan istimewa, serta kami jadikan mereka senantiasa perawan (yang tidak pernah disentuh), yang tetap mencintai jodohnya, serta yang sebaya umurnya".

Para sahabat Rasulullah SAW suka tertawa tapi iman di dalam hati mereka bagai gunung yang teguh. Na'im adalah seorang sahabat yang paling suka bergurau dan tertawa. Mendengar kata-kata dan melihat gelagatnya, Rasulullah turut tersenyum.

8 comments:

dyered_hidayah said...

harap senyuman kita sentiasa diredhai oleh tuhan...dan disebalik tawa serta senyuman itu tak akan menyakiti sesiapa.

fly said...

Allah Akbar

MUXLIMO said...

Salam alaikum wr wb,
Salam ukhuwwah dari saudaramu di Indonesia,
Saya banyak menimba pengetahuan dari blog ini. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada Anda.

Mohon izin re-publish note yang di sini, ya. Semoga Anda juga berkenan berkunjung ke blog saya. Terima Kasih.

wassalamualaikum wr wb.

lowneyloney91 said...

ya allah..bimbinglah hamba mu ini agar menjadi orang islam yang taat kepadamu,ya allah..sucikan hati ini dari marah, hasad dengki, cemburu, riak dan segala kejahatan,ya allah..

Teguh Sariyanto said...

subhannalah ternyata rasul manusia paling sempurana juga bisa bercanda

ucu30no said...

subhanallah. Sungguh beliau bagina Nabi Muhammad SAW.. Adalah idola Tertinggi saya..
YA Allah limpahkan senantiasa salawat serta salam kepada Nabi Besar Muhammad SAW, keluarga serta para sahabatnya. Amin

Likescore88 said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Vicky 123 said...

Ashaduanlaa ilahaillaallah wa ashadu ann a muhammad rasulullah

Komentar