• Abu Hurairah r.a meriwayatkan bahawa Rasulullah s.a.w telah bersabda: "Tidaklah kalian masuk surga hingga kalian beriman. Dan tidaklah kalian beriman hingga saling menyayangi antara satu sama lain. Mahukah kalian aku tunjukkan suatu amalan yang jika kalian kerjakan niscaya kalian akan saling menyayangi antara satu sama lain? Sebarkanlah salam sebanyak-banyaknya diantara kalian" - (Muslim)

Mangkuk yang Cantik, Madu dan Sehelai Rambut

Rasulullah SAW, dengan sahabat-sahabatnya Abakar r.a., Umar r.a., Utsman r.a., dan 'Ali r.a., bertamu ke rumah Ali r.a. Di rumah Ali r.a. istrinya Sayidatina Fathimah r.ha. putri Rasulullah SAW menghidangkan untuk mereka madu yang diletakkan di dalam sebuah mangkuk yang cantik, dan ketika semangkuk madu itu dihidangkan sehelai rambut terikut di dalam mangkuk itu. Baginda Rasulullah SAW kemudian meminta kesemua sahabatnya untuk membuat suatu perbandingan terhadap ketiga benda tersebut (Mangkuk yang cantik, madu, dan sehelai rambut).

Abubakar r.a. berkata, "iman itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, orang yang beriman itu lebih manis dari madu, dan mempertahankan iman itu lebih susah dari meniti sehelai rambut".

Umar r.a. berkata, "kerajaan itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, seorang raja itu lebih manis dari madu, dan memerintah dengan adil itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut".

Utsman r.a. berkata, "ilmu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, orang yang menuntut ilmu itu lebih manis dari madu, dan ber'amal dengan ilmu yang dimiliki itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut".

'Ali r.a. berkata, "tamu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, menjamu tamu itu lebih manis dari madu, dan membuat tamu senang sampai kembali pulang ke rumanya adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut".

Fatimah r.ha.berkata, "seorang wanita itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yang cantik, wanita yang ber-purdah itu lebih manis dari madu, dan mendapatkan seorang wanita yangtak pernah dilihat orang lain kecuali muhrimnya lebih sulit dari meniti sehelai rambut".

Rasulullah SAW berkata, "seorang yang mendapat taufiq untuk ber'amal adalah lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, ber'amal dengan 'amal yang baik itu lebih manis dari madu, dan berbuat 'amal dengan ikhlas adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut".

Malaikat Jibril AS berkata, "menegakkan pilar-pilar agama itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yang cantik, menyerahkan diri; harta; dan waktu untuk usaha agama lebih manis dari madu, dan mempertahankan usaha agama sampai akhir hayat lebih sulit dari meniti sehelai rambut".

Allah SWT berfirman, " Sorga-Ku itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik itu, nikmat sorga-Ku itu lebih manis dari madu, dan jalan menuju sorga-Ku adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut".

18 comments:

wira's zone.. said...

subhanallah

maulana said...

subhanallah...

weena said...

salam, saya minta izin copy kisah ini ye,terima kasih

MY STILL ALONE said...

maaf ya mas kmaren ana copas ni crita ke fb ,soalnya perna denger juga tp ni ada teman minta kitabnya.
dlm hayatus shaba atau cerita sahabat ada gya ?
http://www.facebook.com/note.php?note_id=173716642657111&comments&ref=notif&notif_t=note_comment

yoga_andreas45@yahoo.co.id

POWERTECH said...

Berbuat kebaikan memang sangat susah. Tetapi jika kita belajar dan berusaha melakukannya, INSYAALLAH DIA akan menolong kita. Semoga kita menjadi orang yang beriman.

makinpudar said...

salam...minta izin copy ye

car9 said...

Saya sangat berminat dengan kisah kisah yang saudara paparkan. Minta izin untuk saya copy dari masa ke semama. Terima kasih.

Raden Said said...

Assalamualaikum...semua cerita di blog ini sangant bermanfaat...saya minta ijin buat mengcopy dan disebarkan...

ezan said...

as salam..minta izin copy..trima kasih..

AcaAzuka said...

asalamualaikum, minta izin copy.. terima kasih sbelumnya

syahirahlahmi said...

assalammualaikum..mohon copy..semoga dapat dimanfaatkan oleh kita bersama

kamiljohar said...

assamualaikum...minta izin dari tuan untuk copy.semoga tuan sentiasa diberkati dan dirahmati oleh ALLAH S.W.T hendaknya.InsyaALLAH.

Nuur said...

Assalamualaikum, minta izin copy ye utk blog, syukran :))

muhammad iqbal said...

mohon share....

Zaidi Samdin said...

SALAM UMATI UMMATI

Whisnu Nur Sasongko said...

Sebuah kisah yang sangat menarik. Dari Sahabat turun ke putri Nabi, lalu ke Nabi, lalu ke malaikat Jibril dan terakhir yang lebih indah dari Allah SWT... Kesemuanya benar adanya...

ana althofunnisa' said...

perkongsian yg sgt bermanfaat.mohon copy kisah ini dan kisah2 yg lain utk dishare. terima kasih.

Heri Purnomo said...

nice share gan, keren kisahnya

habbatusauda propolis

Komentar